Penerimaan pengaduan masyarakat / Whistle Blowing System (WBS) melalui website ini adalah untuk pengaduan yang berkaitan dengan dugaan pelanggaran perilaku ataupun ketidakprofesionalan Jaksa dan Pegawai dalam melaksanakan tugas.

Kejaksaan RI tidak akan menindaklanjuti:

  1. Pengaduan yang tidak jelas.
  2. Pengaduan mengenai dugaan terjadinya suatu tindak pidana.
    Perlu diinformasikan bahwa Kejaksaan RI hanya memiliki wewenang untuk melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu yang diatur secara khusus oleh undang-undang, di antaranya adalah tindak pidana korupsi, perikanan, dan pelanggaran HAM berat yang penyidikannya sudah mendapat persetujuan DPR
    Pengaduan atau informasi mengenai dugaan terjadinya tindak pidana tertentu tersebut dapat Anda sampaikan kepada Kejaksaan Tinggi maupun Kejaksaan Negeri di wilayah di mana tindak pidana tersebut terjadi.

Setiap pengaduan yang diterima melalui website ini akan ditangani oleh Pejabat Pengawasan Fungsional dan Pegawai pada Jaksa Agung Muda Pengawasan/Asisten Pengawasan/Kajari.

Berikut ini adalah jawaban atas beberapa pertanyaan penting berkaitan dengan penyampaian pengaduan Anda melalui website Kejaksaan.

Pelapor

Nama:

No. KTP:

Alamat sesuai KTP:

Email:

No. Telp:


Terlapor*

Nama Terlapor:

Jabatan:

Satuan Kerja:

*Tidak wajib diisi. Hanya apabila Anda mengetahui identitas Terlapor.


Pengaduan

Perbuatan/Tindakan yang Dilaporkan:

Perkara yang berkaitan dengan pengaduan (jika ada):

Dokumen Pendukung:
Maksimal 1MB. Hanya dokumen .gif, .png, .jpg, .doc dan .pdf yang diperbolehkan.