Kejaksaan Negeri Medan melaksanakan pemusnahan sejumlah barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) Rabu, 13 September 2017 di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Medan.

Barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 488 Perkara Narkotika dengan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 1236,66 gr, jenis ganja sebanyak 198,91 gr, jenis pil ekstasi sebanyak 250 butir atau 313,21 gr dan jenis Happy Five sebanyak 5 gr. Selain itu juga berasal dari 58 Perkara Perjudian dengan barang bukti mesin jackpot, serta turut dimusnahkan 7 (tujuh) unit senjata api.

Kepala Kejaksaan Negeri Medan Olopan Nainggolan, S.H., M.H. dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan pemusnahan barang bukti ini rutin dilaksanakan sebagai bagian dari kehatian-hatian dalam menjaga dan menyimpan barang bukti,sehingga menghindari adanya penyalahgunaan barang bukti atau hilang/rusak.

Acara pemusnahan barang bukti tersebut juga dihadiri dan disaksikan oleh pihak kepolisian dari Polresta Medan, Puslabfor Polda Sumatera Utara, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara serta para Jaksa dan Pegawai Kejaksaan Negeri Medan.

Barang bukti berupa narkotika jenis sabu dan pil ekstasi serta happy five pemusnahannya dilakukan dengan cara melarutkan dengan air panas yang sebelumnya dilakukan pengujian oleh Tim dari Puslabfor Polda Sumatera Utara, lalu diblender dan dibuang ke toilet. Sedangkan barang bukti berupa ganja dan lainnya dilakukan pemusnahannya dengan cara dihancurkan dan dibakar, sementara pemusnahan senjata api dilakukan dengan cara dipotong menggunakan mesin pemotong besi.

Kepala Negeri Medan secara simbolis memantik api dalam tumpukan barang bukti dan diikuti oleh pihak dari Polresta Medan dan Polda Sumatera Utara. (riz)