Kejaksaan Negeri Medan melaksankan Program Jaksa Masuk Sekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Medan. Kegiatan yang dilaksanakan berupa Upacara Bendera di Halaman SMP Negeri 2 Medan pada Senin (27/2) yang diikuti oleh sekitar 800 siswa SMP beserta para Guru dan Pegawai Tata Usaha. Bertindak selaku Pembina Upacara yaitu Kepala Kejaksaan Negeri Medan yang diwakili oleh Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Medan, Erman Syafrudianto, SH., dan didampingi Jaksa dan Staf.

Dalam amanatnya selaku Pembina Upacara, beliau memberikan pengarahan berkaitan tugas dan fungsi Jaksa secara umum dan menyampaikan materi terkait penegakan hukum, kewajiban para siswa dan tentang perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum yang dialami remaja, dengan slogan “Kenali Hukum Jauhi Hukuman”.

Disamping itu, untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada para siswa terkait pengenalan Tugas dan Fungsi Jaksa serta Persoalan-persoalan Hukum khususnya yang dialami remaja, maka Program Jaksa Masuk Sekolah akan dlanjutkan dengan Kegiatan Penyuluhan dan Penerangan Hukum yang akan dijadwalkan kembali dalam waktu dekat.

Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah dilaksanakan oleh Tim Jaksa Masuk Sekolah (JMS) Kejaksaan Negeri Medan yang dibentuk sesuai Keputusan Kepala Kejaksaan Negeri Medan dimana nantinya secara berkelanjutan akan melakukan Penyuluhan dan Penerangan Hukum di Sekolah-sekolah, salah satunya dengan kegiatan pengarahan saat menjadi Pembina Upacara pada senin pagi serta kegiatan lain berupa Penyuluhan dan Penerangan Hukum di hadapan siswa/pelajar. Kegiatan Jaksa Masuk Sekolah ini diharapkan dapat menumbuhkan motivasi pelajar/siswa untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan khususnya di bidang hukum, mengajak pelajar/siswa untuk mencegah terjadinya dekandensi moral di generasi muda, menghindari penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang, minuman keras, pornografi, kenakan remaja, perkelahian antar pelajar dan potensi tindak pidana lainnya serta menumbuhkan pemahaman dan kesadaran tentang hak, kewajiban dan tanggungjawab sebagai generasi penerus cita-cita pembangunan bangsa. (riz)